Bleaching Gigi Di Jogja

Mencari Bleaching Gigi Di Jogja Yang Terbaik?

Bleaching gigi di Jogja semakin banyak peminatnya. Kenapa demikian ? Penampilan merupakan hal utama dan sangat penting bagi sebagian besar orang. Bahkan untuk menunjang penampilan agar terlihat lebih menarik, tak jarang beberapa orang mengeluarkan banyak uang. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menunjang penampilan yaitu bleaching gigi atau memutihkan gigi. Sehingga tak heran jika saat ini tersedia banyak obat pemutih gigi yang mengunggulkan produknya dan memberi embel-embel bisa memutihkan gigi dalam waktu yang singkat. Produk-produk ini biasanya berbentuk pasta gigi-atau bahkan layanan di klinik kecantikan.

Apakah anda merupakan salah satu orang yang ingin melakukan bleaching gigi? Jika benar ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, mulai dari apa yang ditimbulkan setelah melakukan bleaching gigi, apakah efeknya permanen serta tips-tipsnya. Nah, untuk mengetahui semua hal tersebut simak ulasan berikut ini hingga selesai.

Sekilas Tentang Bleaching Gigi

bleaching gigi di jogjaSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya memiliki gigi putih memang menjadi impian setiap orang. Karena memiliki gigi putih bisa meningkatkan rasa percaya diri di hadapan banyak orang. Untuk memutihkan gigi beberapa orang menggunakan pemutih gigi. Namun nyatanya pemutih gigi ini tidak bisa memutihkan semua warna gigi, karena pada dasarnya pemutih gigi ini hanya bisa merubah warna gigi yang kuning dan tidak untuk warna gigi kecoklatan. Namun untuk mendapatkan gigi putih secara maksimal, alangkah baiknya jika anda mendiskusikannya dengan dokter gigi dengan begitu keamanan dan kenyamanan akan anda dapatkan.

Salah satu cara yang bisa anda gunakan untuk memutihkan gigi secara alami dan aman yaitu bleaching gigi, karena cara ini bisa menghasilkan gigi menjadi lebih putih dan cerah dari sebelumnya. Perawatan ini terbilang aman karena menggunakan bahan pemutih gigi yang sudah berada di bawah pengawasan dokter gigi, sehingga Anda tak perlu meragukannya lagi. Untuk itu penting sekali berkonsultasi ke dokter sebelum melakukan bleaching gigi.

Untuk hasil warna gigi dari proses bleaching di Jogja ini tergantung dari warna gigi, konsentrasi pemutih yang digunakan, sistem pemutihan yang digunakan serta durasi waktu. Selain itu tu produk pemutih yang digunakan juga berpengaruh kepada hasilnya.

Hasil Dari Bleaching Gigi Yang Diharapkan

Mungkin sebagian banyak dari kita bertanya-tanya bagaimana hasil dari bleaching gigi di Jogja, apakah hasilnya bisa putih permanen atau sebaliknya? Jawabannya sederhana tergantung bagaimana pola makan Anda. Warna putih pada gigi setelah proses bleaching kemungkinan tidak akan bertahan lama. Jika anda mengonsumsi berbagai makanan atau minuman yang bisa mempengaruhi warna gigi. Beberapa makanan yang mempengaruhi perubahan warna gigi yaitu makanan atau minuman yang memiliki warna mencolok seperti kopi, soda, teh, makanan manis, makanan mengandung asam dan lain sebagainya. Jadi sangat disarankan untuk menghindari makanan dan minuman tersebut setelah melakukan proses bleaching gigi. Mungkin setelah proses bleaching gigi warna putih hanya akan bertahan selama 1 bulan jika mengonsumsi makanan dan minuman tersebut. Agar warna gigi bisa bertahan lebih lama batasi mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut

Selain membatasi mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan gigi putih dari hasil bleaching. Adapun ini berikut ini tips tips mempertahankan warna gigi:

  • Tips yang pertama yaitu kurangi mengkonsumsi makanan atau minuman yang bisa meninggalkan noda pada gigi. Akan lebih baik lagi jika Anda tidak mengonsumsinya. Namun ada solusi yang tepat agar anda tetap bisa mengonsumsi makanan dan minuman tersebut. Untuk minuman Anda bisa menggunakan sedotan agar cairannya tidak tepat mengenai gigi.
  • Segera menyikat gigi setelah anda mengonsumsi makanan dan minuman seperti soda, makanan manis dan makanan asam.
  • Rutinlah menyikat gigi minimal 2 kali sehari. Minimal dalam seminggu Anda harus melakukan sekali saja menggunakan dental floss atau semacam benang tipis untuk membersihkan sela-sela gigi. Selain itu Anda juga bisa menggunakan pasta gigi khusus yang bisa memutihkan dan menjaga warna gigi. Memilih pasta gigi yang bisa membersihkan noda pada permukaan gigi juga penting. Selain mudah ditemukan, pasta gigi ini harganya juga terbilang terjangkau.
  • Setelah melakukan bleaching gigi setidaknya Anda harus melakukan kontrol dan perawatan ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Anda harus melakukan kontrol ke dokter gigi jika anda sering merokok dan sering meminum minuman bersoda. Maka dari itu kurangilah merokok dan mengkonsumsi makanan atau minuman yang bisa merubah warna gigi.

Efek Samping Bleaching Gigi

Setiap apapun perawatan yang di lakukan pasti memiliki efek samping termasuk ketika melakukan bleaching gigi. Ada dua efek samping yang bisa didapatkan jika melakukan bleaching gigi. Gigi mengalami iritasi pada dinding-dinding mulut dan gigi menjadi lebih sensitif. Namun Anda akan merasakan gigi sensitif di tahap awal setelah proses bleaching gigi. Sedangkan pada tahapan akhir dari proses pemutihan gigi Anda akan merasakan iritasi pada mulut. Tak perlu khawatir akan efek samping tersebut, karena hanya terjadi antara 1 sampai 3 hari setelah bleaching gigi.

Bagi seseorang yang ingin memiliki tampilan gigi lebih putih, bersih dan berkilau, bleaching gigi di Jogja bisa menjadi solusi yang paling tepat. Namun untuk melakukan bleaching ini  Anda harus mematuhi segala peraturan yang sudah ditentukan Hal ini bertujuan agar Anda bisa mendapatkan banyak manfaat. Peraturan tersebut bertujuan untuk  mengurangi efek samping yang berbahaya

Jika Anda melakukan bleaching gigi dan merasakan efek samping tersebut, ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengurangi gejala itu. Sebagaimana berikut ini cara-caranya:

  • Untuk meredakan gigi sensitif ketika menyikat gigi disarankan menggunakan pasta gigi yang sesuai dengan Gigi sensitif. Karena pasta gigi Ini mengandung kalium nitrat sehingga jika digunakan bisa mengurangi ketegangan pada saraf gigi. Selain itu Pilihlah pasta gigi yang sesuai dengan kondisi gigi anda.
  • Dalam proses bleaching atau perawatan gigi putih pasti kita dituntut untuk menggunakan obat pemutih. Setelah penggunaan obat pemutih dua sampai tiga hari, alangkah baiknya jika dihentikan sejenak. Hal ini perlu dilakukan agar gigi bisa mendapatkan sedikit waktu untuk beradaptasi terhadap obat-obatan yang digunakan. Karena jika penggunaan obat pemutih ini dilakukan secara terus-menerus tanpa ada jarak waktu istirahat, gigi akan semakin parah.
  • Cara selanjutnya yang bisa anda lakukan untuk mengurangi gigi sensitif yaitu menggunakan produk yang mengandung Flouride yang tinggi. karena kandungan ini membantu remineralisasi pada gigi. Agar manfaat dari kandungan ini lebih maksimal sangat disarankan untuk menggunakan 4 menit sebelum memakai produk pemutih gigi.

Bleaching Gigi Aman? Berikut Penjelasannya!

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa melakukan perawatan pemutihan gigi atau bleaching memiliki efek samping. Namun efek samping ini hanya berlaku untuk sementara waktu dan tidak berbahaya. Di sisi lain mungkin ada pertanyaan Apakah bleaching gigi ini berdampak pada enamel gigi? Perlu kita ketahui bahwa enamel merupakan lapisan terluar gigi yang melindungi gigi dari berbagai kerusakan. Dengan fungsi tersebut, sehingga enamel gigi ini kesehatannya harus terjaga. Zat yang bisa merusak enamel yaitu carbamide peroxide. Yang mana kandungan ini biasanya ada pada pemutih gigi. Namun jika anda melakukan bleaching gigi melalui rekomendasi dokter gigi, obat pemutih gigi yang digunakan hanya mengandung  10% carbamide peroxide. Sehingga sangat aman untuk digunakan.

Selain itu sering juga pertanyaan yang terlontarkan dari para pasien yang ingin melakukan bleaching gigi. Apakah proses memutihakn gigi atau bleaching bisa merusak saraf gigi? Hingga kini belum ada bukti ilmiah mengenai dampak dari proses bleaching gigi terhadap saraf gigi. Ada sebuah penelitian yang menunjukkan hasil bahwa proses pemutihan gigi membutuhkan proses perawatan saluran akar, hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya berbagai masalah pada gigi di kemudian hari.

Nah, untuk mencegah terjadinya efek samping yang berbahaya setelah melakukan prosedur bleaching gigi, pasien disarankan untuk tidak merokok. Bagi perokok aktif untuk menghilangkan kebiasaan  merokok memang sulit, ya setidaknya kurangi kebiasaan merokok Agar warna gigi tidak kembali kuning. Merokok sangat disarankan untuk tidak dilakukan karena zat yang terkandung di dalamnya sangat berbahaya sehingga zat tersebut bisa menyebabkan tampilan gigi menjadi kusam kembali. Tak hanya itu merokok juga bisa memicu kerusakan gigi ataupun anggota rongga mulut lainnya jika dilakukan secara terus menerus. Apalagi jika melakukan di bleaching gigi di Jogja yang hasilnya tentu memuaskan.

Hal Penting Sebelum Bleaching Gigi

Seperti yang telah kita ketahui dan sudah dijelaskan sebelumnya bahwa memiliki gigi putih bersih dan berkilau menjadi impian semua orang. Bahkan tak jarang banyak cara yang dilakukan untuk mencapai keinginan tersebut. Dari sekian banyak cara yang ada, bleaching gigi menjadi salah satu cara yang paling banyak dipilih.

Bleaching merupakan perawatan yang dilakukan untuk mendapatkan warna gigi lebih putih dari sebelumnya. Namun, dalam proses perawatannya menggunakan obat yang mengandung zat kimia hidrogen peroksida serta karbamid peroksida. Meski termasuk zat kimia, namun kandungan tersebut aman untuk digunakan karena bisa membantu memutihkan gigi dan menembus lapisan gigi bahkan kandungan ini juga bisa memecah molekul kompleks dari zat-zat yang dapat menyebabkan warna gigi berubah.

Bagi seseorang yang ingin memiliki tampilan gigi lebih putih, bersih dan berkilau bleaching gigi bisa menjadi solusi yang paling tepat. Meski hal ini bisa dilakukan dengan mudah, namun bagi Anda yang tertarik untuk memutihkan gigi dengan cara bleaching Anda harus mematuhi segala peraturan yang sudah ditentukan. Hal ini bertujuan agar Anda bisa mendapatkan banyak manfaat dan mengurangi efek samping yang berbahaya.

Jika membaca ulasan sebelumnya bleaching gigi terlihat sangat mudah untuk dilakukan. Namun pada kenyataannya ada banyak aturan yang harus dipenuhi sebelum atau bahkan sesudah melakukan bleaching.

Sebelum melakukan bleaching gigi ada beberapa prosedur yang harus dipenuhi dan dipatuhi bagi siapa saja yang akan melakukannya. Hal ini bertujuan agar nantinya proses bleaching gigi berjalan lancar dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Adapun berikut ini peraturan sebelum bleaching gigi di Jogja:

  • Konsultasi ke dokter gigi

Peraturan pertama sebelum melakukan bleaching gigi yaitu harus konsultasi ke dokter gigi, hal ini bertujuan agar dokter gigi bisa melakukan pemeriksaan awal secara mendalam terhadap kondisi gigi anda. Karena saat ini terdapat prosedur baru sebelum melakukan bleaching yaitu kondisi gigi harus terbebas dari plak atau gigi berlubang. Bahkan gigi yang sudah tertambal tidak boleh dilakukan bleaching gigi. Selain itu penting bagi pasien untuk mengetahui prosedur biaya yang harus dikeluarkan serta efek samping yang didapatkan setelah melakukan bleaching gigi.

  • Melakukan bleaching di rumah

Selain bisa dilakukan di klinik kecantikan atau dokter gigi, bleaching gigi juga bisa dilakukan di rumah. Meski begitu anda tetap harus di bawah arahan dokter. Maka dari itu jika anda memutuskan untuk melakukan bleaching gigi di rumah tetaplah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Karena dalam perawatan ini tetap membutuhkan pengawasan dokter agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebelum menggunakan pemutih gigi ini alangkah baiknya jika membaca cara pakai dan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Agar tidak mendapatkan efek samping yang berbahaya jangan membeli produk pemutih gigi yang dijual di pasar bebas. Akan lebih aman jika Anda membeli sesuai rekomendasi dokter.

  • Usia pasien

Bleaching gigi memang ditujukan untuk merawat gigi agar bisa kembali menjadi lebih putih dan cerah. Bleaching gigi ini tidak bisa dilakukan untuk semua orang. Dengan kata lain ada batasan usia untuk melakukannya. Bahkan ada beberapa penelitian yang yang menjelaskan bahwasannya anak-anak tidak disarankan untuk melakukan bleaching gigi karena gigi anak-anak dengan orang dewasa tentu saja ketebalan email giginya pada gigi susu dan gigi permanen. Selain itu alasan kenapa anak tidak disarankan untuk melakukan bleaching gigi karena pada gigi anak-anak ruang pulpa juga masih besar. Sehingga bisa menyebabkan iritasi atau bahkan gigi sensitif setelah proses bleaching.

Selain ada peraturan yang harus dipatuhi sebelum melakukan bleaching gigi, ada juga beberapa peraturan yang harus dilakukan setelah melakukan bleaching. Adapun Berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan setelah proses bleaching gigi:

  • Hindari makanan atau minuman berwarna

Setelah melakukan bleaching gigi Anda harus membatasi atau jika perlu tidak mengkonsumsi makanan-makanan atau minuman yang memiliki warna khusus. Seperti halnya kopi, teh, rawon, soto dan makanan lainnya. Jika anda terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman tersebut maka gigi akan lebih mudah untuk kembali berwarna kuning, bahkan dalam jangka waktu yang dekat.

  • Hindari minuman dingin

Selain harus menghindari makanan atau minuman yang berwarna setelah melakukan prosedur bleaching, Anda juga harus menghindari mengkonsumsi minuman dingin seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Setelah melakukan perawatan bleaching gigi akan lebih sensitif. Maka dari itu untuk mengurangi rasa sensitif dan nyeri pada gigi jangan meminum minuman yang dingin. Jadi pada intinya setelah proses bleaching gigi ini berhati-hatilah dalam memilih makanan ataupun minuman. Agar warna putih pada gigi bisa bertahan lebih lama.

  • Merokok

Setelah melakukan prosedur bleaching gigi, pasien disarankan untuk tidak merokok. Mungkin bagi perokok aktif hal ini sangat sulit untuk dilakukan. Ya setidaknya kurangi kebiasaan merokok agar warna gigi tidak kembali kuning. Alasan kenapa merokok dilarang setelah melakukan prosedur bleaching, karena zat yang terkandung di dalamnya sangat berbahaya, sehingga zat tersebut bisa menyebabkan tampilan gigi menjadi kusam kembali. Bahkan asap rokok yang masuk ke tubuh juga bisa memicu kerusakan gigi ataupun anggota rongga mulut lainnya.

Itulah ulasan lengkap mengenai bleaching gigi. Bleaching gigi di Jogja memang menjadi solusi yang tepat untuk memutihkan wajah dengan aman. Nah, bagi Anda yang berminat untuk memutihkan gigi dengan prosedur bleaching. Anda bisa melakukannya di klinik kami yang terpercaya. Bahan-bahan yang digunakan sangat aman dan proses bleaching mudah dan cepat. Jika berminat, langsung saja kunjungi alamat klinik kami.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Click to Chat!
#
Agent (Online)
×

CS Apotek Az Zahra siap melayani Anda